Cerita mengenai Perbedaan IT( teknik informasi) dengan SI (Sistem informasi)

 


    Kebanyakan orang tidak mengetahui apa bedanya IT dengan SI, bahkan beberapa diantara mereka berpikir kalau IT dan SI itu sama dan tidak ada bedanya. Padahal IT dan SI itu berbeda. Perbedaannya terletak pada apa yang mereka pelajari, tujuan pembelajaran dan job-nya di masa depan.
    IT atau yang kita kenal dengan teknik informasi, sering kita dengar sebagai programer yang kerjaannya hanya mencoding suatu program. Itu memang benar, tapi bukan hanya mencoding, mereka juga mempelajari hardware dan software yang ada.

    SI atau yang kita kenal dengan sistem informasi kadangkala dibingungkan orang banyak, mungkin ada yang beranggapan kalau SI itu adalah bagian IT atau SI adalah software sedangkan IT adalah hardware. Padahal SI adalah jembatan penghubung antara IT dengan bisnis. SI memang mempelajari programing seperti mencoding suatu program, tapi mereka tidak mempelajarinya sedalam atau sebanyak yang di pelajari di bidang IT. Dan juga, di dalam SI terdapat pelajaran bisnis, yang dimana kelak akan membantu mereka dalam berbagai bidang, walau itu juga tidak sebanyak yang dipelajari di bidang bisnis lainnya. Jadi intinya SI = IT + bisnis.
  Mahasiswa IT sering berpikir dengan pola pikir sains yang dimana nanti mungkin kesulitan dalam menerjemahkan apa yang di inginkan oleh bos atau direktur suatu perusahaan yang memiliki pola pikir bisnis. Nah...disanalah SI dibutuhkan, karena SI mempelajari bisnis dan IT juga, jadi ketika bos atau direktur menginginkan sesuatu, maka SI akan menerjemahkan keinginan itu dalam bahasa yang dimengerti IT. Sehingga tidak adanya kesalahan yang ditimbulkan akibat perbedaan pola pikir tersebut. Contoh : Pak A merupakan pembisnis, ia meminta IT untuk membuat suatu kursi, yang di dalam pikiran Pak itu adalah kursi yang nyaman berbahan empuk. Sedangkan IT menerjemahkan itu sebagai kursi yang terbuat dari kayu. Sehingga terjadi kesalahan komunikasi antara mereka. Di situlah seharusnya SI terlibat, Pak A akan memberitahu SI tentang untuk membuat kursi dan SI yang sudah tahu tentang bisnis, mereka mengerti apa yang diinginkan oleh Pak A. SI kemudian merangkai kerangka yang akan diberikan kepada IT bagaimana cara membuat kursi yang diinginkan bahkan lebih daripada yang dibayangkan Pak A.
   Jadi sekian penjelasan dari saya, apabila ada kata yang kurang berkenan dan salah. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sumber ; pendapat saya setelah belajar di Bina Nusantara University

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita mengenai pendapat saya dengan Tower of Fantasy

Cerita Mengenai Signature Weapon Genshin Impact